Insiden bentrokan antar-kelompok pemuda pecah di daerah Manggarai, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (18/10). Gesekan fisik ini bermula akibat letusan petasan yang memicu aksi saling serang lempar batu antar-kelompok.
“Jadi kami menjelaskan untuk kejadian di wilayah Tebet, khususnya di Manggarai, ini berawal dari pancingan atau provokasi dari beberapa kelompok pemuda dengan menggunakan petasan, sehingga terjadi lempar-lemparan,” tutur Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan.
Kericuhan tersebut menyebabkan sebuah kios hangus terbakar di area lokasi. Pihak kepolisian segera meringkus enam orang terduga pelaku bentrokan. Seluruh individu kini tengah diinterogasi lebih intensif guna mengetahui peran spesifik mereka saat tawuran berlangsung.
“Sementara baru enam orang. Itu masih diamankan, nanti akan kita dalami, siapa berbuat apanya, kita dalami,” terangnya.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa keadaan di tempat kejadian perkara sekarang sudah sepenuhnya terkendali. Jalur pergerakan kendaraan bermotor dari dua lajur juga telah normal kembali.
Kendati demikian, petugas keamanan hendak membangun posko pengamanan terpadu demi mengantisipasi potensi insiden serupa terulang lagi.
Pos penjagaan ini kelak menyatukan unsur aparat Polsek, jajaran Polres, personel Koramil, Satpol PP, hingga perwakilan tokoh masyarakat setempat.
Mengenai dampak kerugian insiden, Kapolres menegaskan tiada korban meninggal dunia ataupun luka-luka. Total kerugian tercatat sementara hanya menyangkut material bangunan.
Simak kabar terbaru serta terpercaya pada sajian Berita Liputan6








