Stok dan Penyaluran BBM di Bali Diperkuat Pertamina Patra Niaga, Layanan SPBU Kian Kondusif

Posted on
banner 336x280

Kondisi antrean pengisian bahan bakar minyak di berbagai SPBU Bali kini mulai kembali normal.

DENPASAR – Langkah strategis guna memperkokoh suplai serta penyaluran bahan bakar minyak di area Bali terus dijalankan PT Pertamina Patra Niaga lewat peningkatan pasokan, memaksimalkan armada truk tangki, sampai memberlakukan operasional terminal pengisian beserta SPBU secara non-stop 24 jam. Langkah intensif ini membuahkan hasil menggembirakan karena operasional pada sederet SPBU setempat berangsur stabil dan tertib. Upaya akselerasi normalisasi terus ditempuh demi menggaransi terpenuhinya konsumsi bahan bakar warga di Pulau Dewata.

banner 468x60

Mengenai ketersediaan stok, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan tibanya kapal pengangkut bahan bakar berjadwal sejak 14 sampai 17 Oktober 2026. Dari estimasi total alokasi tambahan sekitar 57,9 juta liter bahan bakar yang telah diagendakan, volume kurang lebih 19 juta liter tercatat sudah masuk ke Integrated Terminal Manggis serta Fuel Terminal Sanggaran. Sisa kiriman bakal mendarat bertahap pada dua hingga tiga hari ke depan. Pasokan ekstra tersebut mencakup produk Pertalite maupun Pertamax guna mengokohkan cadangan dan mempercepat penyaluran ke stasiun pengisian di seantero Bali.

Demi memperlancar proses alokasi BBM ke stasiun pengisian, korporasi mengerahkan 108 unit mobil tangki beserta 465 awak armada pendukung. Fasilitas Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis juga diaktifkan penuh sepanjang 24 jam demi mendongkrak penerimaan sekaligus penyaluran bahan bakar. Tak hanya itu, ada 66 unit SPBU di seputar area Denpasar beserta Badung beroperasi 24 jam nonstop untuk memperluas cakupan layanan publik serta mengurai kepadatan antrean konsumen.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa korporasi bekerja keras menempuh banyak tindakan agar pemulihan pasokan BBM di Bali berjalan makin lekas. Langkah pembenahan suplai serta distribusi terus dieksekusi tanpa henti dengan memprioritaskan kepentingan warga masyarakat luas.

“Kami terus mengoptimalkan pasokan dan distribusi BBM di Bali melalui penambahan suplai, kesiapan armada mobil tangki, serta pengoperasian terminal dan SPBU selama 24 jam. Saat ini, kondisi layanan di sejumlah wilayah mulai berangsur kondusif. Namun, upaya pemulihan akan terus kami lanjutkan agar penyaluran BBM semakin lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ungkap Kitty.

Di samping memperkuat rantai suplai dan logistik, pihak perseroan juga menghadirkan pelayanan pembelian BBM secara eceran per liter di SPBU tertentu di Denpasar, khususnya pada titik-titik dengan antrean kendaraan paling padat. Terhitung semenjak hari perdana diterapkan, transaksi jalur ini menyerap volume berkisar 5.000 liter tiap hari demi mencukupi kebutuhan kendaraan konsumen sekaligus mereduksi kemacetan di area stasiun pengisian.

Bersamaan berjalannya proses normalisasi alur distribusi ini, perseroan memberikan imbauan supaya publik menggunakan bahan bakar berdasarkan kebutuhan serta aturan yang berlaku. Para pelanggan turut diingatkan tidak menimbun stok ataupun memperjualbelikan BBM bersubsidi secara melawan hukum yang berpotensi merusak rantai pasok dan mengebiri hak masyarakat pengguna legal.

Pertamina Patra Niaga menaruh komitmen tinggi untuk menuntaskan pembenahan stok, alur transportasi bahan bakar, beserta mutu pelayanan hingga iklim ketersediaan energi di Pulau Bali benar-benar pulih optimal.

Masyarakat dapat menghubungi layanan Pertamina Contact Center 135 bila menginginkan informasi lebih terperinci perihal ketersediaan pasokan energi.

Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan dan Distribusi BBM, Kondisi Layanan di Bali Berangsur Kondusif

Dirut PLN Diganti, Bahlil: Aksi Korporasi Biasa

Pasar Kripto RI Makin Ramai, Investor Diminta Pahami Risiko

Karbon Tanah Jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan

Uhamka dan Smartin Bangun Budaya Investasi di Kalangan Generasi Muda

banner 336x280