Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026, Calvin Verdonk Langsung Alihkan Fokus Bersama Lille

Posted on
banner 336x280

Pemain bertahan tim nasional Indonesia, Calvin Verdonk, mengungkapkan bahwa dirinya langsung mencurahkan konsentrasi penuh untuk membela klubnya, Lille OSC. Keputusan tersebut diambil sesaat usai mengantarkan skuad Garuda merengkuh trofi Piala AFF 2026, menjelang bentrokan krusial kontra Le Havre pada kompetisi Ligue 1 Prancis.

Pemain bertahan berumur 29 tahun itu kini bersiap menghadapi rangkaian agenda padat klub setelah mengantarkan skuad Merah Putih mengunci gelar prestisius tersebut pada Senin silam. Verdonk langsung mengalihkan perhatian menuju pentas tertinggi sepak bola Prancis demi membela panji kebesaran Lille.

banner 468x60

Keberhasilan Indonesia meraih kampiun diraih selepas menundukkan perlawanan sengit Thailand lewat drama adu tendangan penalti yang tuntas dengan keunggulan 4-2. Hasil manis tersebut resmi menyudahi dahaga trofi juara skuad senior Tanah Air yang telah membentang selama kurun 35 tahun lamanya.

"Tidak banyak waktu untuk merayakan kemenangan dengan layak, tetapi kami tetap merayakannya bersama tim. Namun, setelah pertandingan melawan Thailand, fokus saya langsung beralih ke pertandingan berikutnya pada Sabtu. Kami semua harus mempersiapkan diri untuk pertandingan ini,” tutur Verdonk, dikutip dari unggahan akun Instagram resmi Lille, Jumat.

Peluang Mengoleksi Menit Tampil

Lille dijadwalkan menjamu Le Havre pada pertandingan matchday keenam Liga Prancis bertempat di Stadion Pierre-Mauroy, Sabtu pukul 22.15 WIB. Pasca-bentrokan domestik ini, mereka bakal segera terbang melawat ke markas Arsenal guna melakoni duel sengit Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (14/10) pukul 02.00 WIB dini hari.

Pertandingan kandang melawan Le Havre menjadi panggung emas perdana Verdonk demi menambah jam terbangnya di atas lapangan hijau. Sejauh musim kompetisi berjalan, pemain bertahan 29 tahun ini tercatat baru mengemas tiga kali penampilan dari total enam laga yang dijalani Lille.

Kiat Menjaga Irama Ritme Tubuh Eropa

Pada sesi wawancara serupa, Verdonk turut membagikan pengalamannya menjaga ritme biologis kawasan Eropa tatkala menjalankan tugas kenegaraan bersama armada Garuda. Upaya penyesuaian zona waktu dipandangnya sebagai aspek krusial supaya proses reintegrasi ke rutinitas reguler klub dapat bergulir mulus tanpa kendala kebugaran.

“Ya, ketika berada di Indonesia, terkadang saya berusaha mengikuti waktu Eropa. Dalam perjalanan pulang menggunakan pesawat, saya juga berusaha menjaga ritme waktu Eropa. Jadi, ketika sudah malam, saya mencoba tidur di pesawat,” ucap Verdonk menerangkan proses adaptasinya.

“Ketika tiba di klub ini, semuanya terorganisasi dengan baik dan mereka banyak membantu saya dalam proses pemulihan,” imbuh sang bek serbabisa.

Hingga kini Lille menduduki urutan keempat klasemen sementara Liga Prancis via raihan sepuluh angka. Adapun di pentas Eropa, mereka bercokol pada posisi 22 tanpa raihan angka usai menderita pil pahit kontra Real Betis.

Ulasan berita ini dirangkum melalui bantuan sistem AI.

Usai Juara Piala AFF 2026, Calvin Verdonk Langsung Alihkan Fokus ke Lille

Minisoccer Super League Series 5 Segera Bergulir, Sajikan Empat Agenda Kompetisi Bergengsi

Menhub: Erupsi Anak Krakatau Jadi Pelajaran Berharga Perkuat Kesiapsiagaan Transportasi

Bobby Nasution Tawarkan Kerja Sama Investasi SDM hingga Pariwisata ke Jepang

Pemerintah Finalisasi Aturan Presiden, Saham Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu

banner 336x280