Tegaskan Keselamatan Angkutan Mutlak, Menhub Dudy: Wajib Jadi Budaya Sehari-hari

Posted on
banner 336x280

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan perlindungan perjalanan ialah prinsip mutlak yang wajib mendarah daging sebagai kebiasaan para insan perhubungan guna menjaga keselamatan publik penikmat layanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan jaminan keselamatan perjalanan merupakan prinsip mutlak yang patut dijadikan kultur bagi segenap jajaran perhubungan. Pernyataan tegas tersebut dilontarkan demi memproteksi warga pengguna beraneka ragam moda transportasi domestik secara berkesinambungan melalui kepatuhan tolok ukur keselamatan.

banner 468x60

Dudy mengungkapkan bahwa sosialisasi perlindungan perjalanan senantiasa digencarkan secara berkesinambungan meski seruannya terus berulang. Pengingat teratur amat mendesak guna mengokohkan pemahaman seluruh elemen berkepentingan di seluruh moda transportasi Tanah Air, mulai dari darat, perairan, sampai angkasa.

"Bagaimana kita menjadikan keselamatan ini bukan sekedar jargon, bukan sekedar sesuatu yang di atas kertas, bukan sekedar administrasi tapi ini sudah menjadi sebuah budaya," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Bagi dirinya, faktor keselamatan jangan cuma dianggap semboyan, berkas administratif belaka, atau pemenuhan aturan formalistis. Standar keselamatan mesti diwujudkan menjadi tindak tanduk nyata dalam seluruh operasional pelayanan angkutan umum.

Dirinya menggarisbawahi bahwa pembuat regulasi, pengelola layanan, beserta penggiat perhubungan memikul kewajiban serupa guna menegakkan seluruh tata cara pengamanan tanpa henti. Tidak boleh terdapat potensi ancaman sekecil apa pun yang dikesampingkan begitu saja.

Keselamatan adalah Harga Diri

Dudy memaparkan bahwa proteksi diri merupakan martabat segenap keluarga besar perhubungan. Lantaran hal itu, urusan keselamatan tak boleh digadaikan demi kepentingan lain yang berpeluang menurunkan mutu pengayoman bagi warga pelanggan sarana angkutan.

Ia memandang terciptanya kultur tertib memerlukan tekad jangka panjang. Tekad kokoh itu direalisasikan lewat langkah monitoring, peninjauan berkala, juga seruan berulang agar menjelma menjadi tabiat baku pada operasional perhubungan se-Indonesia.

Dirinya menuturkan kehati-hatian wajib terus dipertahankan. Sikap lalai sekecil apa pun sanggup memicu ancaman fatal yang mencederai para penumpang maupun aparatur petugas yang mengabdi pada layanan publik setiap waktu.

Dudy menyebutkan seluruh jajaran patut menyadari aksi menjaga aspek perlindungan ditujukan untuk kebaikan kolektif. Situasi ini menuntut keterlibatan konkret aparatur negara, pihak penyedia jasa, segenap karyawan, serta masyarakat pemakai moda transportasi.

Ia berpesan bahwa setiap nyawa insan sungguh tak ternilai harganya. Seluruh rantai kerja layanan angkutan mutlak mengedepankan mitigasi bahaya melalui penegakan pedoman keselamatan secara menyeluruh sekaligus berkesinambungan.

"Satu nyawa itu terlalu banyak untuk kita korbankan apabila kita tidak memperhatikan atau tidak memperdulikan masalah keselamatan," tegasnya.

Dudy memastikan pihak Kemenhub bakal terus menyuarakan esensi keselamatan sebagai tonggak mendasar sistem perhubungan nusantara. Langkah ini diambil demi menghadirkan mobilitas prima, tenteram, serta meraih kepercayaan khalayak ramai.

"Jadi sekali lagi mungkin dari para operator ini akan terkesan membosankan, namun ini menjadi kewajiban bagi kami untuk selalu dan senantiasa mengingatkan kepada seluruhnya berkaitan dengan keselamatan," kata Menhub.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

Pemerintah Finalisasi Aturan Presiden, Saham Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu

Mees Hilgers Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Match Day November Lawan Yordania

Polisi Gerebek Kampung Narkoba Makassar, 104 Orang Ditangkap

Menhub Dudy: Keselamatan Transportasi Harga Mati, Harus Jadi Budaya

Bappisus Ungkap Dua Agenda Utama Benahi Persoalan Lapas di Indonesia

banner 336x280