Kantor Cabang Perum Bulog Karawang sukses menorehkan prestasi pengadaan gabah setara beras sampai 92,41 ribu ton, menembus sasaran target sekaligus memecahkan rekor nasional.
REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG, – Bulog Cabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatatkan keberhasilan besar lewat penyerapan komoditas gabah dan beras panen petani hingga mencapai volume 92,41 ribu ton setara beras. Torehan prestisius tersebut dinyatakan berhasil memecahkan rekor serapan beras di tingkat nasional serta memperkokoh ketersediaan stok cadangan pangan milik negara.
Kepala Cabang Perum Bulog Karawang, Rafki Ismael, mengungkapkan jumlah hasil pengadaan pangan daerah ini amat membanggakan. "Sampai saat ini kami sudah melakukan penyerapan gabah dan beras petani setara 92.411.420 kilogram setara beras," tuturnya saat memberikan pernyataan resmi di Karawang pada hari Jumat.
Dirinya menuturkan bahwa hasil mengesankan tersebut lahir dari upaya penyerapan gabah secara agresif serta menyeluruh di pelosok daerah. Langkah taktis yang diterapkan mencakup perluasan kemitraan rantai pembelian langsung serta pemanfaatan periode panen raya secara optimal.
Sinergi Penggilingan dan Petani Daerah
Rafki menguraikan keberhasilan ini berakar kuat pada jalinan kemitraan erat antara manajemen Bulog Karawang bersama para kelompok tani dan pengusaha pabrik penggilingan padi setempat. Kemitraan strategis ini menjamin seluruh gabah produksi petani lokal bisa terserap optimal ke fasilitas gudang penyimpanan Bulog.
Ia menekankan bahwa serapan komoditas dari sentra beras utama layaknya Karawang memegang peranan krusial. Realisasi ini mengokohkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) demi menjamin ketahanan rantai pasok dan menjaga kestabilan harga pangan domestik secara nasional.
Pada skala nasional, catatan pengadaan kuota Public Service Obligation (PSO) per tanggal 8 Oktober 2026 menembus volume 4.115.014 ton setara beras. Angka serapan fantastis ini menyentuh 102,88 persen melampaui target penugasan resmi pemerintah sebesar 4 juta ton.
Capaian pengadaan domestik tersebut menggeser rekor bersejarah Bulog pada tahun 2012 silam yang sempat berada di angka 3,65 juta ton. Hasil panen periode ini juga melonjak drastis melampaui kinerja pengadaan pada tahun 2025 yang tercatat 3,19 juta ton.
Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, mengapresiasi dedikasi luar biasa para staf lapangan. Penghargaan tinggi diberikan bagi kantor cabang daerah lumbung beras layaknya Karawang yang menyumbang andil besar memecahkan rekor nasional.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.






