Kemenkop Buka Suara Terkait Wacana Penyaluran Gaji dan Pensiun ASN Lewat Koperasi

Posted on
banner 336x280

Kementerian Koperasi (Kemenkop) angkat bicara untuk meluruskan kabar mengenai wacana keterlibatan koperasi dalam proses penyaluran gaji serta dana pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi menegaskan sampai detik ini pemerintah belum mengeluarkan ketetapan resmi apa pun perihal penambahan saluran pembayaran gaji maupun uang pensiun ASN tersebut.

banner 468x60

Dirinya menerangkan bahwa isu yang ramai diperbincangkan itu pada dasarnya bermuara pada upaya memperkokoh dan melebarkan sayap jangkauan operasional koperasi supaya semakin optimal.

"Contohnya saat ini Kementerian Koperasi sedang mengusahakan agar koperasi dapat menjadi mitra pembayaran gaji pensiunan (ASN/PNS) seperti halnya yang dilakukan oleh PT Pos dan bank" kata Ahmad dalam keterangannya, Kamis (8/10).

Ahmad menegaskan keterlibatan badan usaha koperasi tersebut dipastikan tidak bakal menyingkirkan posisi sektor perbankan, tak terkecuali Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Menurut pandangannya, koperasi dihadirkan demi memberikan pilihan sarana finansial yang lebih beragam, terjamin keamanannya, serta tetap mematuhi seluruh payung hukum yang berlaku.

"Kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang sehat, di mana semua pihak bisa tumbuh bersama dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," ujar Ahmad.

Pihaknya memaparkan inisiatif ini selaras dengan garis besar pembaharuan koperasi supaya eksistensinya bukan sekadar perkumpulan ekonomi internal anggotanya semata.

Lebih dari itu, lembaga koperasi dipacu agar bertransformasi menjadi pilar bisnis yang modern, kredibel, sekaligus mendatangkan faedah konkret bagi khalayak ramai.

"Setiap kali kita ingin memajukan layanan koperasi, tujuannya harus jelas memperkuat ekonomi warga dan memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat," ujar Ahmad.

Ahmad pun menyampaikan penghargaan mendalam atas tingginya respons dan sorotan masyarakat terhadap aneka rencana pembenahan yang tengah dirancang Kementerian Koperasi.

Antusiasme tersebut dinilainya menjadi pemicu semangat untuk terus memperbaiki tata kelola koperasi di Tanah Air.

"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas atensi besar masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terhadap Kementerian Koperasi," ujar Ahmad.

banner 336x280