Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal mengalami tekanan pada sesi transaksi Selasa (6/10).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai bahwa pergerakan IHSG masih membuka ruang pelemahan lanjutan untuk tempo singkat.
"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y), sehingga masih berpotensi terkoreksi menuju area 5.850-5.911," kata Herditya melalui riset hariannya.
Untuk perdagangan hari ini, Herditya menakar rentang gerak IHSG berada pada area support 5.949, 5.872 dan resistance 6.187, 6.297. Saham-saham yang ia rekomendasikan meliputi ADRO, INCO, MEDC, serta MINA.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memproyeksikan indeks komposit masih memiliki peluang meneruskan reli jangka pendek seusai melampaui level 6.102, kendati ancaman koreksi tetap mesti dicermati.
"Jika mampu bertahan di atas 6.019, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju 6.182. Namun, jika kembali turun di bawah 6.019, indeks berpotensi melanjutkan tren turun menuju 5.850," jelas Ivan.
Ivan memprediksi batas support IHSG di rentang 6.019, 5.850, dan 5.607, dengan resistance di 6.182, 6.247, 6.423, serta 6.552. Beberapa saham pilihannya ialah ADRO, AMRT, MEDC, dan TLKM.
Pada penutupan transaksi Senin (5/10) petang, IHSG parkir di posisi 6.118, atau terapresiasi 81,97 poin setara 1,36 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi pemodal tercatat Rp9,93 triliun dengan volume perdagangan mencapai 40,95 miliar lembar saham.
Saat bel penutupan kemarin berbunyi, sebanyak 526 saham berhasil menguat, 153 saham melemah, dan 114 saham lainnya tidak bergerak.
Catatan Redaksi: Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli maupun melepas saham tertentu. Seluruh keputusan penanaman modal sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca pribadi.








