Buntut Temuan Fasilitas Mewah dan Miras, 5 Pejabat Lapas Cibinong Resmi Dinonaktifkan

Posted on
banner 336x280

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengambil tindakan tegas mencopot lima pejabat struktural di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Keputusan ini merupakan tindak lanjut atas temuan Ombudsman RI mengenai dugaan fasilitas berlebih hingga peredaran minuman keras di dalam rutan.

Inspektur Jenderal Kemenimipas, Komjen Pol Rudi Setiawan, membenarkan jajaran yang dibebastugaskan mencakup Kepala Lapas (Kalapas) Wisnu Hani Putranto, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) I Gusti Bagus Widya Putra, serta Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Adi Nugroho.

banner 468x60

Selain itu, tindakan serupa dijatuhkan kepada Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Yhosep Jhon Ferry beserta Kepala Urusan Umum Deni Sugiarto.

"Kami menonaktifkan lima pejabat struktural yang diduga bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh Ombudsman," ungkap Rudi saat memberikan keterangan, Sabtu (26/9/2026).

Usut Tuntas dan Perbaiki Tata Kelola

Rudi memaparkan bahwa kelima nama tersebut saat ini harus menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam. Langkah investigasi ini diambil guna membongkar motif, kronologi, serta pihak yang meloloskan berbagai barang terlarang ke lingkungan penjara.

Fasilitas mencurigakan temuan Ombudsman yang kini diselidiki Kemenimipas antara lain minuman beralkohol, ruang yang disulap menjadi area fitness, unit televisi, lemari es, beserta sejumlah sarana penunjang kenyamanan lainnya di dalam lapas.

"Kami lakukan pemeriksaan supaya kita bisa menemukan peristiwanya, kemudian melihat siapa yang harus bertanggung jawab. Tentunya hal paling penting kita memperbaiki tata kelola yang harus dilaksanakan Lapas Kelas IIA Cibinong," tutur Rudi.

Gelar Investigasi Khusus

Hingga sekarang, tim internal bentukan Kemenimipas masih terus menggulirkan investigasi komprehensif terkait insiden tersebut.

Rudi juga mengimbau masyarakat luas untuk bersabar menanti proses pemeriksaan yang berjalan transparan dan tuntas.

"Kita terus menyampaikan update dan kita lakukan pemeriksaan supaya kita bisa menemukan peristiwanya," pungkasnya.

banner 336x280