Pesawat latih tempur Hawk T2 kepunyaan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) terhempas lalu meledak di kawasan Anglesey, Wales. Beruntung, sepasang penerbang berhasil meloloskan diri sesaat sebelum burung besi itu membentur permukaan tanah.
Musibah jatuhnya armada RAF tersebut berlangsung di area dekat pemukiman warga Pencarnisiog, Anglesey, Wales utara, pada Rabu (23/9/2026). Pesawat berjenis Hawk T2 ini mendadak celaka tidak lama usai tinggal landas dari pangkalan udara RAF Valley. Menghadapi situasi kritis, kedua awak segera mengaktifkan kursi lontar darurat kemudian mendarat menggunakan parasut.
Keterangan dari para saksi mata mengungkapkan bahwa pesawat awalnya tampak menanjak dalam posisi janggal sebelum para penerbang memutuskan melompat keluar. Berdasarkan rekaman visual yang beredar luas di media sosial, jet tempur itu selanjutnya meluncur curam ke daratan sambil mengepulkan asap pekat hingga terempas di sekitar rumah penduduk serta kompleks peternakan, memicu kobaran bola api raksasa ke angkasa.
Perwakilan resmi RAF mengonfirmasi kecelakaan armada RAF T2 Hawk tersebut seraya menegaskan bahwa proses investigasi tengah digulirkan. "Sebuah insiden yang melibatkan pesawat RAF T2 Hawk yang terbang dari RAF Valley terjadi di dekat Anglesey. Investigasi sedang berlangsung dan kami tidak akan memberikan komentar lebih lanjut untuk saat ini," ungkap juru bicara RAF sebagaimana dilaporkan The Guardian.
Titik jatuhnya pesawat berjarak kurang dari tiga kilometer dari pangkalan militer RAF Valley, yang difungsikan sebagai pusat No 4 Flying Training School RAF guna menggembleng calon pilot tempur menggunakan jenis Hawk T2 serta Texan T1. Tim pemadam kebakaran North Wales, personel kepolisian North Wales, regu medis ambulans Wales, Wales Air Ambulance, dan petugas RAF segera bergegas menuju lokasi seraya menghimbau penduduk setempat agar menghindari zona kecelakaan.
Pihak kepolisian North Wales mengonfirmasi kedua penerbang selamat dan langsung dilarikan guna menangani cedera ringan yang diderita. Peristiwa ini turut mengganggu jaringan perjalanan publik setempat lantaran rute rel kereta api di sekitarnya sempat dibekukan sementara, digantikan oleh armada bus alternatif jalur Bangor menuju Holyhead. Melalui akun media sosial X, Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting turut mengutarakan rasa simpati serta kepedulian terhadap para pilot terdampak.








