Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / Tiga Gejala Demam yang Mengancam Nyawa Bila Dibiarkan

Tiga Gejala Demam yang Mengancam Nyawa Bila Dibiarkan

Tiga Gejala Demam yang Mengancam Nyawa Bila Dibiarkan

Demam mungkin sering terjadi pada banyak penyakit. Mulai dari kondisi yang ringan, seperti flu hingga penyakit yang benar-benar membutuhkan bantuan dan perawatan dokter segera. Untuk mencegah sekaligus membantu Anda membedakan gejala demam biasa dengan gejala demam yang disebabkan kondisi lain yang berbahaya. Simak ulasan yang dilansir dari hellosehat.com berikut ini.
 
Demam terjadi ketika suhu tubuh lebih tinggi atau berada tidak pada tingkat normal seperti biasanya. Mengalami demam, menandakan bahwa tubuh sedang bekerja aktif melawan peradangan dari infeksi.
 
Gejalanya biasanya disertai dengan tubuh berkeringat, kelemahan, sakit kepala, dan nafsu makan berkurang. Biasanya demam terjadi karena flu, tapi ada banyak penyakit yang berbahaya yang juga menyebabkan kondisi ini terjadi.
 
Demam biasa biasanya akan hilang dalam beberapa hari, baik tanpa atau menggunakan obat-obatan. Namun untuk demam yang terjadi akibat adanya penyakit tertentu, harus membutuhkan penanganan dokter segera. Kemungkinan pasien juga harus menjalani rawat inap.
 
Gejala demam yang perlu Anda waspadai
 
Tidak semua gejala demam disebabkan penyakit ringan, seperti flu. Ada gejala demam yang perlu Anda wasapadai, seperti:
 
1. Demam tinggi mendadak
 
Berbeda dengan biasa, demam tinggi mendadak terjadi disebabkan oleh penyakit demam berdarah (DBD). Hal yang membedakan demam DBD dengan dengan demam biasa adalah demam ini dapat mencapai 40 derajat celcius. Gejala demam ini sangat tinggi dibanding demam biasa. Penyakit demam berdarah terjadi akibat adanya gigitan dari nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus.
 
Demam biasa akan disertai gejala batuk dan pilek, sementara demam berdarah tidak demikian. Demam DBD bisa terjadi selama dua atau tujuh hari dengan diikuti gejala lain, seperti:
 
-Sakit kepala parah diikuti sakit pada bagian belakang mata
 
-Nyeri otot dan sendi yang parah dan kelelahan
 
-Mual dan muntah
 
-Muncul ruam kulit, yang muncul dua hingga lima hari setelah timbulnya demam
 
-Perdarahan ringan (seperti hidung berdarah, gusi berdarah, atau mudah memar)
 
Kondisi ini harus mendapatkan penanganan segera. Sebab, akan terjadi komplikasi pada getah bening dan pembuluh darah, perdarahan dari hidung dan gusi, pembesaran hati, kegagalan sistem peredaran darah atau bahkan kematian.
 
2. Demam yang hilang timbul
 
Sekilas gejala demam akibat malaria, mirip seperti flu. Namun, demam malaria biasanya ditandai dengan kedinginan (menggigil) hingga suhu tubuh mencapai 40 derajat celcius dan berkeringat.
 
Gejala demam yang muncul biasanya hilang timbul (paroksimal). Terkadang pasien merasa sehat kemudian akan demam lagi dalam rentan waktu yang cepat. Tergantung dengan jenis parasit yang menyerang, kambuhnya demam bisa terjadi sekitar 8 hingga 10 jam, 48 jam, atau 72 jam.
 
Gejala malaria selain demam paroksimal adalah:
 
-Sakit kepala
 
-Nyeri otot
 
-Tubuh menggigil dan kedinginan
 
-Tubuh berkeringat
 
-Mual dan muntah
 
Bila tidak segera diobati, akan terjadi komplikasi seperti perubahan pada urin yang menjadi lebih gelap karena pecahnya sejumlah sel darah merah, gagal ginjal, anemia, dan edema paru.
Comments are disabled
Rate this article