Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA DUNIA / Robert Mugabe Dapat Uang “Pensiun” Rp 135 Miliar

Robert Mugabe Dapat Uang “Pensiun” Rp 135 Miliar

Robert Mugabe Dapat Uang "Pensiun" Rp 135 Miliar

Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe dan istrinya, Grace dikabarkan akan menerima paket “pensiun” sebesar 7,5 juta poundsterling atau tak kurang dari Rp 135 miliar.

Politisi 93 tahun yang akhirnya bersedia melepas jabatannya setelah 37 tahun berkuasa dikabarkan sudah meneken kesepakatan dengan militer.

Isi kesepakatan itu antara lain, militer membiarkan Mugabe menikmati sisa hidupnya bersama sang istri dalam kemewahan di Zimbabwe dan tidak diasingkan ke luar negeri.

Selain itu, Mugabe juga tetap menerima perlindungan dari militer sebagai mantan kepala negara serta tetap mendapatkan gaji presiden sebesar 112.500 poundsterling atau sekitar Rp 2 miliar setahun hingga dia meninggal dunia.

Sementara sang istri, Grace yang dikenal memiliki kebiasaan belanja yang amat boros dan lebih muda 40 tahun dari suaminya, akan menerima separuh gaji sang suami setelah Mugabe meninggal dunia.

Menurut sejumlah laporan, Mugabe menegosiasikan paket pengunduran dirinya dan sang istri melalui tim mediator yang termasuk di dalamnya seorang pastor gereja Katolik.

“Pemerintah akan memberikan uang sebesar Rp 67,5 miliar secara lumsum dan sisanya diberikan secara bertahap,” ujar seorang sumber kepada harian The Zimbabwe Independent.

“Mugabe juga akan mendapatkan tunjangan kesehatan dan gaji bulanannya. Jika dia meninggal dunia, istrinya akan menerima separuh gaji Mugabe,” tambah sumber itu.

Sejumlah sumber menambahkan, tak lama setelah Mugabe memastikan pengunduran dirinya, komandan Pasukan Pengawal Presiden Brigjen Amselem Sanyatwe meminta segera digelar pertemuan darurat dengan Komando Operasi Gabungan.

“Kami mendapat informasi bahwa Mugabe sudah mengundurkan diri tetapi mendapatkan imunitas penuh. (Jenderal) Sanyatwe mengabarkan Mugabe tetap akan menerima perlindungan dalam status mantan kepala negara,” ujar sumber tersebut.

Namun kesepakatan itu tidak memuaskan kelompok oposisi. Sebab, meski lengser Mugabe masih menerima banyak keistimewaan dan fasilitas kelas satu.

“Kami tak puas dengan kesepakatan yang dicapai dengan Mugabe, dan jika dalam kesepakatan itu melibatkan uang maka semua itu inkonstitusional,” kata Douglas Mworonza, sekretaris jenderal Pergerakan untuk Perubahan Demokratik (MDC), partai oposisi utama Zimbabwe.

“Sesuai konstitusi, Mugabe adalah presiden yang pensiun dan tak memiliki imunitas atas kejahatan atau kesalahannya saat menjabat. Partai Zanu-PF bisa menjamin imunitas masing-masing anggotanya, tetapi hukum tak mengizinkan hal itu,” tambah Douglas.

Apalagi, meski Mugabe masih dihormati sebagai pahlawan kemerdekaan Zimbabwe, tetapi sebagian besar rakyat membeci sang istri dan anak-anaknya karena gaya hidup mereka yang berlebihan.

Sementara itu, pengganti Mugabe, Emmerson Mnangagwa (75) menjanjikan era baru untuk Zimbabwe meski banyak yang khawatir pemerintahan Mnangagwa tak akan jauh berbeda dengan Mugabe.

Mnangagwa menyerukan agar rakyat Zimbabwe tidak melakukan aksi balas dendam terhadap Mugabe dan memuji kontribusi sang mantan presiden bagi negara itu.

Comments are disabled
Rate this article