Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ ARTIS HOKI / Prostitusi Gelap Anak SMA di Jepang Sedang Ramai

Prostitusi Gelap Anak SMA di Jepang Sedang Ramai

Prostitusi Gelap Anak SMA di Jepang Sedang Ramai

Berita Terbaru Hari Ini - Prostitusi Gelap Anak SMA di Jepang Sedang Ramai

Sebuah Dibalik semua gemerlap Negeri Matahari terbit ini, tersembunyi sebuah sisi gelap yang dilakukan anak anak SMA disana. Sebuah film dokumenter secara mengejutkan membuka sebuah sisi gelap para pelajar siswi Jepang

yang mendapat kecaman dari dunia internasional selama beberapa dekade terakhir.

Seorang wanita mengungkapkan sisi gelap dari budaya sekolah di negara itu, setelah dia direkrut untuk sebuah kencan singkat dengan seorang pria dewasa sebelum akhirnya dipaksa menjadi seorang psk di usia muda.

Simon Ostrovsky, seorang pria dari Brooklyn melakukan perjalanannya ke Akihabara, sebuah distrik yang cukup besar di Tokyo untuk membuat film dokumenter pendek yang berjudul, Schoolgirl for Sale in Japan. Dan dia

menemukan sebuah kenyataan, disana disediakan gadis gadis remaja yang bisa disewa untuk berbagai layanan, seperti meramal, pijat dan kencan dengan para pria. Bisnis ini terkenal dengan nama JK (joshikosei, yang

artinya siswi SMA) Seorang wanita yang identitasnya dirahasiakan bercerita, kalau dia masuk ke dalam bisnis prostitusi ini saat dia berusia 16 tahun, karena keluarganya yang tidak pernah akur dan dia merasa tidak mempunyai

tempat.

Dia memulai ‘pekerjaannya’ dengan membagi selebaran di Akihabara dan dia bisa melupakan sementara kehidupan sehari hari nya yang tidak nyaman. Dan di usia 18 tahun dia mulai terjun dalam bisnis prostitusi untuk

mendapatkan uang lebih.

Yang disukai dari para pelanggan disini adalah, mereka yang ada disini bukanlah sedang memainkan perang seorang anak SMA, karena mereka yang ada disini adalah benar benar siswi SMA. Mereka tidak sedang menggunakan

kostum SMA tapi mereka benar benar menggunakan seragam SMA mereka.

Prostitusi Gelap

Simon juga mengatakan kalau tidak jauh dari Akihabara, sekitar satu blik ada sebuah kantor polisi, tapi kenyataannya bisnis JK ini dilakukan secara terbuka dan terang terangan.

Para siswi ini berkerumun di jalan jalan Akihabara, dan sangat mudah bagi para pria untuk mendapatkan siswi SMA disini. Fakta mengejutkan ini adalah fakta bahwa Jepang tengah dalam penyangkalan penurunan ekonomi, dan

para remaja yang tidak memiliki tempat akan beralih ke bisnis JK untuk mencari nafkah.

Yumeno Nito, seorang pekerja dari sebuah organisasi non profit mengatakan, kalau mereka sudah menyelamatkan lebih dari 100 anak perempuan dari bisnis seperti ini. Dan masih banyak lagi dari mereka yang menelepon setiap

minggunya untuk mencari bantuan.

Ironisnya, saat Yumeno menjadi pelarian para remaja yang mencari perlindungan, di luar sana banyak pria yang mencoba untuk merekrut remaja lainnya untuk masuk ke dalam industri seks ini.

Comments are disabled
Rate this article