Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA DUNIA / Pemimpin spiritual Iran sebut AS mitra kejahatan Israel

Pemimpin spiritual Iran sebut AS mitra kejahatan Israel

Pemimpin spiritual Iran sebut AS mitra kejahatan Israel
Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa Washington telah menjadi mitra kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina.
 
“Al-Quds (Yerusalem) adalah Ibu Kota Palestina dan itu akan dibebaskan dari semua musuh dengan bantuan Tuhan,” kata Ali Khamenei di jejaring resmi Pemimpin Spiritual Iran tersebut.
 
Ia mendesak semua negara Islam agar bangkit untuk melawan kejahatan ini.
 
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Rabu (16/5) mengecam apa yang ia katakan ‘kebungkaman’ sebagian negara Arab dan Islam setelah pembunuhan pemrotes Palestina oleh Israel.
 
Amerika Serikat dan Israel akan secara harfiah menyerah pada keinginan umat Muslim, kata Khamenei.
 
Israel melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza pada Senin (14/5), ketika pasukan keamanan Israel menembaki orang Palestina yang memprotes peresmian kedutaan besar AS di Yerusalem, sehingga menewaskan puluhan orang Palestina dan melukai banyak lagi.
 
Pada Senin, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengutuk kekerasan Israel terhadap pemrotes Palestina dan pemindahan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
 
“Rezim Israel membantai sangat banyak orang Palestina dengan darah dingin, saat mereka melakukan protes di penjara terbuka terbesar di dunia,” kata Zarif di akun Twitter.
 
Ia menyebut peristiwa Senin itu sebagai ‘hari yang amat memalukan’, dan menyatakan pembunuhan pemrotes Palestina terjadi saat Trump merayakan pemindahan Kedutaan Besar AS secara melanggar hukum dan anteknya bertindak untuk mengalihkan perhatian.
 
Protes massal Palestina diselenggarakan oleh Komisi Nasional Pawai Akbar Kepulangan di bagian timur Jalur Gaza, yang dimulai pada 30 Maret dan mencapai puncaknya pada 15 Mei, sehari setelah peringatan ke-70 deklarasi kemerdekaan Israel tapi diperingati oleh rakyat Palestina sebagai Hari Nakba atau Hari Bencana.
 
Beberapa waktu lalu, Kementerian Luar Negeri Iran mendesak umat Muslim agar bersatu guna menentang pemindahan kedutaan besar AS di Israel, demikian laporan stasiun televisi Iran.
 
Di dalam satu pernyataan, Kementerian Luar Negeri Iran memperingatkan mengenai konsekuensi akibat pemindahan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
 
Tindakan Amerika Serikat itu hanya akan memperkuat tekad dan keinginan rakyat Palestina yang tertindas dalam menghadapi dan melawan pendudukan, katanya, dikutip dari Antara, Jumat (18/5).
 
“Itu juga akan memperkuat gerakan anti AS dan anti Zionis di wilayah tersebut dan di seluruh dunia,” tambahnya.
Comments are disabled
Rate this article