Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / Mengapa Tampilan Wajah di Cermin dan Hasil Foto Berbeda

Mengapa Tampilan Wajah di Cermin dan Hasil Foto Berbeda

Mengapa Tampilan Wajah di Cermin dan Hasil Foto Berbeda

Pernahkah Anda melakukan analisa sederhana mengapa wajah kita yang terlihat di cermin jauh lebih menarik dibanding dengan hasil foto selfie?

Ternyata ada beberapa penjelasan dari hal tersebut. Salah satu faktor terbesar adalah foto biasanya menunjukkan secara terbalik dari apa yang kita lihat di cermin.

Ketika kita mengambil foto selfie menggunakan kamera depan di ponsel atau aplikasi foto, sebenarnya itu merupakan wajah Anda seperti yang orang lain lihat.

Melihat wajah sendiri yang diambil terbalik dari apa yang terlihat di cermin mungkin sedikit aneh, terutama karena wajah jadi tampak kurang simetris. Hasilnya seringkali kurang berkenan di hati.

Beberapa bagian wajah atau ciri khusus akan tampak berbeda antara hasil foto selfie dengan tampilan di cermin.

“Sejak kecil sampai besar kita terbiasa melihat wajah melalui cermin dan kita percaya memang itulah yang orang lihat dari diri kita. Saat yang dilihat merupakan kebalikan dari cermin, kita merasa aneh,” kata fotografer dari Kanada Jay Perry.

Kita merasa akrab dengan wajah yang setiap hari kita tatap di cermin dan akan memilih apa yang ditampilkan di kaca itu.

“Melihat diri kita di cermin kita anggap sebuah kesan yang pasti. Kita melihat sesuatu yang akrab dan ini menimbulkan rasa suka. Kita akan lebih memilih tampilan wajah kita seperti yang ada di cermin dibanding hasil foto,” kata peneliti bidang psikologi Pamela Rutledge.

Menurut fotografer Michael Levy, saat menatap wajah kita di cermin, kita cenderung memandang apa yang kita anggap sebagai sisi terbaik kita. Sudut wajah yang menurut kita paling menarik.

“Saat menatap cermin, tanpa sadar kita memutar muka, biasanya ke sudut tertentu yang menurut kita paling bagus. Ini menjadi tampilan kita paling menarik,” kata Levy seperti dikutip Huffington Post.

Selain itu, berbeda dengan hasil foto, saat menatap cermin kita melihat diri kita bergerak.

“Pada hasil foto, kita bisa melihat detail wajah kita, apalagi kalau di-zoom. Sementara dalam dunia nyata kita selalu bergerak, kita tidak fokus pada setiap titik atau pori-pori wajah,” ujarnya.

Sementara itu, penjelasan bersifat teknik menunjukkan bahwa perbedaan lensa kamera terkadang juga sedikit mengubah tampilan seseorang di foto.

Misalnya saja, menurut Perry, jika seseorang ingin terlihat lebih langsing, ia akan memilih lensa panjang karena makin pendek lensa, makin lebar wajah yang tampak di foto.

Faktor jarak dengan kamera juga berpengaruh. Fitur yang paling dekat dengan lensa akan lebih menonjol di foto, misalnya saja hidung. Dan ketika kita berfoto selfie, kita cenderung lebih dekat ke kamera karena kita yang memegang ponselnya.

Dengan kata lain, apa yang tampak di foto adalah bagaimana orang lain melihat kita. Hal itu tidak selalu buruk. Menurut studi, kebanyakan orang lebih suka melihat versi apa yang mereka lihat dari diri seseorang.

Comments are disabled
Rate this article