Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / Mau Liburan Lewat Udara? Intip Cara Memotret Pemandangan dari Jendela Pesawat

Mau Liburan Lewat Udara? Intip Cara Memotret Pemandangan dari Jendela Pesawat

Mau Liburan Lewat Udara? Intip Cara Memotret Pemandangan dari Jendela Pesawat

PADA libur akhir pekan yang cukup panjang biasanya masyarakat akan melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang cukup jauh. Pesawat dipilih sebagai transportasi untuk menempuh perjalanan cukup jauh tersebut, agar waktu tempuh menjadi singkat.

Saat berada di dalam pesawat, seringkali para penumpang merasa begitu takjub dengan pemandangan langit dan awan dari ketinggian. Sebagian dari penumpang pun memutuskan untuk mengabadikan samudra awan dan birunya langit yang berpadu dengan lanskap alam, seperti gunung, pulau, atau daratan yang luas.

Namun, tidak semua penumpang dapat memaksimalkan kamera dan ponselnya untuk mengabadikan momen berharga di ketinggian tersebut. Nah, agar pemandangan dapat diabadikan dengan apik dari balik jendela pesawat, berikut cara sederhananya dilansir, Kamis (10/5/2018).

1. Bermain dengan warna

Gunakan cahaya dan bayangan untuk menambah kedalaman foto Anda. Awan bisa membuat pila yang menarik, di langit Islandia misalnya, warna putih dari penampakan alam yang tertutup salju bisa menjadi sebuah gambar yang apik. Garis berkelok dari sungai, pantai, hingga ombak mampu menjadi objek sempurna dalam foto.

 

2. Aturan satu pertiga

Anda harus berhati-hati saat menyeimbangkan ruang antara langit dan tanah. Pembagiannya satu pertiga langit dan dua pertiga tanah. Namun, ketika berada di udara dan daratan seringkali sulit terlihat, Anda bisa memanfaatkan sayap pesawat atau mesin sebagai bagian yang paling menonjol dari foto.

 

3. Sayap pesawat

Sayap pesawat bisa jadi objek foto yang benar-benar menonjol. Jendela pesawat bisa Anda manfaatkan sebagai pembingkai pemandangan. Saat Anda memontret, usahakan sayap secara diagonal pada foto, ciptakan juga hubungan antara pesawat dan tanah.

4. Matahari

Ketika mengambil foto matahari terbenam atau matahari terbit dari balik jendela pesawat, Anda harus menggunakan menggunakan ISO 800-1200 jika gelap. Di Islandia sendiri langit akan berwarna merah muda, merah dan ungu, hingga biru gelap ketika menjelang malam.

 

5. Menghindari silau

Untuk mengurangi silau pada gambar, jika Anda menggunakan kamera, peganglah lensa kamera dekat lebih dekat ke jendela atau bahkan tutupilah dengan tangan yang lain hingga pantulan sinar matahari tidak mencapai lensa.

Comments are disabled
Rate this article