Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / Letusan senjata ini masih usik perdamaian Aceh

Letusan senjata ini masih usik perdamaian Aceh

Berita Hoki

BeritaHoki.com – Kedamaian Aceh kembali terusik dengan adanya insiden penculikan dan pembunuhan yang menimpa anggota Satuan Unit Intelkam Kodim 0103 Aceh Utara Serda Hendri, dan Sertu Indra.

Sebelum dibunuh, keduanya diculik saat sedang melakukan tugas intelijen di Gampong Alue Mbang, Nisam Antara, Aceh Utara. Mereka tengah melacak kelompok bersenjata Din Minimi yang kerap membuat kekerasan di Aceh selama ini.

Dari keterangan saksi, korban dicegat sekelompok pria bersenjata api di perbatasan Gampong Alue Mbang Barat dan Alue Papeun, Nisam Antara, Aceh Utara. Keduanya langsung dibawa paksa oleh pelaku menggunakan mobil. Sehari berselang, keduanya ditemukan tewas ditembak dengan tangan terikat. 

Beberapa hari sebelum penembakan ini, sebuah kantor Lembaga Swadaya Masyarakat Aceh Utara Development Comitte (AU-DEC) diberondong oleh orang tak dikenal (OTK) menggunakan senjata laras panjang, Minggu malam (15/2). Tidak ada korban dalam insiden penembakan kali pertama dalam tahun 2015 ini.

Menurut keterangan salah seorang saksi mata saat itu berada tidak jauh dari kantor tersebut, Yanis (38) sempat melihat ada 2 pria bersenjata laras panjang. Dia memperkirakan senjata laras panjang ini jenis AK 45.

Kedua insiden penembakan ini masih misterius karena sampai sekarang identitas dan keberadaan pelaku belum terlacak. 

Menyikapi maraknya penembakan di tanah rencong ini, Anggota Komisi III DPR Nasir Djamilangkat bicara. 

“Saya mengutuk keras kejadian itu, tidak manusiawi. Kami meminta aparat berkerja keras menemukan siapa dalang pembunuhan di Aceh yang sudah aman,” jelas lelaki berdarah Aceh ini , Selasa (24/3).

Dia pesimis jika penembakan ini masih bermuatan politis. Meskipun kedua TNI tengah memburu mantan kombatan GAM, dia yakin masyarakat Aceh sudah enggan berkonflik dan membantu para pengikut kombatan GAM, Din Minimi.

“Ini tidak ada ada kaitannya dengan kegiatan politik karena mereka ditembak ketika sedang bertugas. Aceh baru pulih dari masa konflik dan sudah enggan berkonflik. Ini tugas berat aparat untuk mengungkap,” tandas dia.

Comments are disabled
Rate this article