Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / Lahir Tanpa Alat Kelamin, Perempuan Ini Jalani Operasi Pembuatan Miss V dengan Kulit Ikan Nila

Lahir Tanpa Alat Kelamin, Perempuan Ini Jalani Operasi Pembuatan Miss V dengan Kulit Ikan Nila

Lahir Tanpa Alat Kelamin, Perempuan Ini Jalani Operasi Pembuatan Miss V dengan Kulit Ikan Nila

ALAT kelamin merupakan organ vital di tubuh manusia yang berperan penting dalam sistem reproduksi. Bayangkan apa jadinya bila seseorang hidup tanpa alat kelamin. Hal inilah yang dialami oleh perempuan bernama Jucilene Marinho.
 
Perempuan asal Brasil itu terlahir tanpa memiliki Miss V. Kondisi ini baru disadarinya saat Jucile berusia 15 tahun. Awalnya dia merasa heran karena tidak memiliki pubertas yang normal seperti teman-temannya. Dirinya tidak pernah mengalami yang namanya menstruasi meskipun ada kram perut.
 
Merasa heran dengan kondisinya, Jucilene lantas berkonsultasi dengan dokter. Dari hasil konsultasi itu diketahui jika dirinya mengalami Mayer-Rokitansky-Küster-Hause (MRKH) yaitu suatu kondisi dimana seorang perempuan tidak memiliki leher rahim, rahim, atau indung telur. Dengan begitu ia tidak dapat memiliki anak.
 
Akan tetapi, Jucilene tetap bisa merasakan yang namanya kehidupan seksual. Perkembangan ilmu pendidikan dan teknologi, membuat kondisi ini bisa diatasi dengan cara neovaginoplasti yaitu proses yang menciptakan Miss V menggunakan cetakan berbentuk genital dan kulit ikan nila air tawar.
 
Kulit ikan digunakan dalam proses ini karena bisa diserap oleh tubuh manusia dan bertindak seperti lapisan Miss V. Kulit ikan mengandung banyak uap air dan kaya kolagen sehingga mendorong penyembuhan atau mengembalikan bentuk seperti sedia kala. Tentu kulit ikan yang digunakan tidaklah sembarang.
 
Semua sisik dan aroma kulit ikan harus dihilangkan terlebih dahulu hingga meninggalkan balutan gel. Gel kemudian disimpan dalam lemari es dan dikemas steril. Salah satu dokter yang terlibat dalam operasi pembuatan Miss V menceritakan prosesnya.
 
“Untuk membuat alat kelamin baru pada perempuan, kami akan memasukkan cetakan akrilik dengan bentuk yang menyerupai aslinya dan dilapisi dengan kulit ikan nila ke dalam ruang di antara kandung kemih dan rektum,” ungkap dokter tersebut seperti yang dikutip, Kamis (7/6/2018).
 
Jucilene bukanlah orang pertama yang menjalani operasi itu. Sebelumnya telah ada 3 orang lain. Setelah operasi, dirinya harus menjalani masa pemulihan selama 4 minggu di rumah sakit. Walau begitu perempuan berusia 23 tahun itu merasa senang dengan hasilnya. “Rasanya menyenangkan bisa memiliki sesuatu yang mayoritas perempuan anggap biasa,” pungkasnya.
Comments are disabled
Rate this article