Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ ARTIS HOKI / KPK Punya Alasan Menahan OC Kaligis

KPK Punya Alasan Menahan OC Kaligis

OC Kaligis

Berita Terbaru Hari Ini - KPK Punya Alasan Menahan OC Kaligis

Pengacara senior Otto Cornelis Kaligis yang lebih dikenal dengan nama OC Kaligis resmi ditahan oleh KPK. Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan diperiksa oleh KPK pada Selasa, 14 Juli 2015 dari pukul 4 sore hingga 9 malam,

OC Kaligis keluar dari ruang pemeriksaan dengan rompi oranye, yang artinya dirinya resmi ditahan KPK.

Pengacara yang kerap kali menangani kasus para selebriti, pebisnis, dan politisi ini ditangkap atas tuduhan suap terhadap tiga hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Sebelumnya, KPK sudah menahan ketiga hakim

penerima suap tersebut berikut staf pengacara Kaligis, Gerry Bhaskara.

Adapun ketiga hakim PTUN yang menerima suap adalah Amir Fauzi, Dermawan Ginting, dan Tripeni Irianto Putra, yang juga adalah kepala PTUN terkait. Sementara itu, Gerry Bhaskara tertangkap sebagai pihak yang memberikan

sejumlah uang pada ketiga hakim tersebut.

Setelah mendengar kabar ditangkapnya Gerry dan ketiga hakim PTUN, OC Kaligis yang juga adalah ayah dari artis Velove Vexia ini segera menampik tuduhan publik bahwa dirinya adalah sosok di balik aksi suap Gerry.

Spekulasi beredar bahwa uang suap yang diberikan Gerry kepada hakim PTUN bertujuan untuk mempersuasi para hakim untuk tidak memproses atau mengekspos Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dalam dugaan kasus

korupsi yang tengah menjeratnya. Adapun Gatot Pujo Nugroho diduga menggunakan uang negara untuk memenangkan dirinya saat pemilihan gubernur Sumatera Utara pada 2013.

Peristiwa penahanan OC Kaligis diwarnai ricuh antara para wartawan dengan pihak pengacara kantor hukum OC Kaligis. Bentrokan terjadi antara para pengacara yang dengan sigap menutupi OC Kaligis dan para wartawan yang

tentunya hendak mengambil foto dan mendengar statement dari pihak OC Kaligis. Sementara itu, sang anak, Velove Vexia dikabarkan tengah berlibur di Australia.

Comments are disabled
Rate this article