Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / Inikah Penyebab Meledaknya iPhone di Apple Store

Inikah Penyebab Meledaknya iPhone di Apple Store

Inikah Penyebab Meledaknya iPhone di Apple Store

Hari Selasa, 9 Januari 2018, sebuah iPhone meletus ketika sedang direparasi di toko resmi Apple Store di kota Zurich, Swiss. Sejumlah orang luka-luka, termasuk pegawai reparasi yang mesti dilarikan ke rumah sakit.

Hanya berselang sehari setelahnya, sebuah iPhone lain dilaporkan meledak dan terbakar di salah satu Apple Store di kota Valencia, Spanyol, juga ketika sedang direparasi. Ada apa di balik dua kejadian ini?

Seorang pemilik iPhone 6 yang coba membongkar sendiri perangkatnya menemukan sesuatu yang kemungkinan merupakan penyebab meledaknya iPhone.

Menuturkan pengalamannya kepada Phone Arena, pemilik iPhone 6 bernama Andrew Phan itu coba melepas unit baterai  yang ditempelkan ke tubuh ponsel dengan lembaran perekat.

Kemudian, sebagaimana dirangkum KompasTekno, Senin (15/1/2018), saat berusaha melepasnya dari perekat, baterai tiba-tiba membengkok dan menimbulkan korslet.

Baterai lalu mengeluarkan percikan api dan asap. Untung saja Phan bertindak cepat dan merendam baterai di dalam air sebelum sempat meledak.

Phan merasa “99.99” persen yakin bahwa inilah yang terjadi ketika teknisi toko Apple di Zurich dan Valencia membongkar baterai iPhone. Meski belum tentu benar demikian, pengalaman Phan paling tidak memberikan sedikit penjelasan soal kemungkinan penyebab iPhone meledak.

Apple sendiri diketahui menyediakan penggantian baterai iPhone lawas di tokonya, dengan potongan harga dari 79 dollar AS menjadi 29 dollar AS sehingga banyak pemilik iPhone yang tertarik mengganti baterai perangkat.

Potongan harga baterai ini diberlakukan sebagai kompensasi Apple menyusul update iOS yang dengan sengaja memperlambat kinerja perangkat lawas.

Penurunan kinerja terjadi apabila kondisi baterai perangkat sudah menurun melewati batas tertentu karena umur. Apabila baterai diganti baru, maka kinerja akan kembali seperti semula.

Comments are disabled
Rate this article