Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA DUNIA / Heboh Wanita Hajar ‘Istri Simpanan’ Suami

Heboh Wanita Hajar ‘Istri Simpanan’ Suami

Heboh Wanita Hajar 'Istri Simpanan' Suami

Sebuah cuplikan video beredar di dunia dengan isi tayangan yang kurang menyenangkan. Dalam tayangan terlihat seorang wanita China sedang menghajar wanita lain yang jauh lebih muda di tempat umum.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa aksi kekerasan ini berlangsung di Bozhou, provinsi Anhui di timur.

Dalam tayangan terungkap bahwa sebenarnya ada lebih dari satu orang yang ikut mengerumuni sang wanita muda, tapi hanya ada satu wanita yang sangat gencar melampiaskan amarahnya secara fisik.

Sang terduga wanita simpanan itu terlihat duduk di jalan raya. Bagian atasan pakaiannya terlepas atau rusak karena perkelahian mereka.

Wanita yang diduga dikhianati suaminya tampak marah-marah, menjambak rambutwanita muda itu beberapa kali, mencoba mendorongnya ke aspal, lalu kemudian menampari wajah rival cintanya itu.

Ketika sang wanita muda tergeletak di aspal, wanita yang sedang marah itu bahkan berusaha menginjak-injak kepala dan tubuh lawannya. Beberapa wanita lain mendorong-dorong korban dan mencoba menarik semua pakaiannya yang masih tersisa.

Seorang wanita sepuh mencoba menengahi, namun usahanya sia-sia. Orang-orang lain dalam kerumunan hanya berdiri dan menonton.

Seorang wanita pengeroyok menarik rambut korban agar wajahnya lebih mudah direkam sementara rekan-rekannya terus berbuat kekerasan. Salah satu wanita yang marah mengaku sebagai istri yang dikhianati suaminya dan bertanya, “Kamu kenal saya?”

Peredaran cuplikan ini di media sosial Weibo mengundang reaksi dari para netizen. Mereka menganggap aksi kekerasan dengan keroyokan itu salah.

Seorang pengguna mengatakan, “Kenapa wanita itu yang disalahkan? Suaminyalah yang menjadi masalah dan dia yang harus menanggungnya.”

Pengguna lain melontarkan ucapan senada, “Harusnya kamu menghajar suamimu.” Lalu, ditimpali seorang netizen lain, “Istrinya jelek sekali. Seperti wanita lanjut usia.”

Comments are disabled
Rate this article