Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA DUNIA / Gedung Putih mati lampu, konpers pejabat Amerika gelap-gelapan

Gedung Putih mati lampu, konpers pejabat Amerika gelap-gelapan

Dunia Hoki

BeritaHoki.com – Kejadian menghebohkan terjadi di Gedung Putih, Ibu Kota Washington D.C, Amerika Serikat. Listrik secara mendakak padam, pada Selasa, (7/4) malam. Padamnya listrik tersebut berimbas lumpuhnya daerah-daerah di sekitar Gedung Putih, kantor Presiden Barack Obama.

Pemadaman terjadi di pusat kota Washington hingga Negara bagian Maryland. Insiden ini merugikan 2.500 orang pelanggan dan lebih dari 2.100 bangunan, ungkap Pepco, perusahaan penyalur listrik di kawasan tersebut, seperti dilansir Emirates247, Rabu (8/4).

Departemen Luar Negeri Amerika yang sedang menggelar siaran pers pun tidak luput dari pemadaman sesaat hari itu.

“Mendadak menjadi gelap saat jubir Deplu AS, sedang membacarakan siran persnya dan menggunakan cahaya lampu ponselnya guna melanjutkan pidatonya,” ungkap seorang wartawan kantor berita AFP.

Belum diketahui komentar dari Presiden Obama atas insiden mati lampu ini.

Walaupun pemadaman listrik berlangsung singkat, namun sempat membuat hambatan pada sistem komputer perkantoran di ibu kota Negeri Paman Sam.

Selain itu jadwal kereta metro ikut molor, lantaran angkutan kereta ini menggunakan listrik sebagai sumber energinya.

Pepco, mengatakan pemadaman disebabkan penurunan tegangan akibat gangguan saluran transmisi. “Tidak pernah ada kehilangan pasokan permanen listrik untuk pelanggan, namun hanya gangguan sesaat dan listrik kembali normal saat menjelang sore, perusahaan telah mengirimkan tim untuk melihat dimana permasalahan itu terjad” kata juru bicara Pepco melalui keterangan pers.

Pepco, mengakui kejadian itu juga berimbas pada gedung-gedung pemerintahan, termasuk Gedung Putih yang kehilangan pasokan listrik sesaat.

Juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest, mengatakan tidak ada indikasi bahwa kejadian itu sebagai tindak kriminalitas.

“Saya menilai kejadian ini tidak ada kaitannya dengan terorisme,” katanya kepada wartawan.

Comments are disabled
Rate this article