Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / “Defender Jokowi” Ternyata Versi Mesin Bensin

“Defender Jokowi” Ternyata Versi Mesin Bensin

"Defender Jokowi" Ternyata Versi Mesin Bensin

Mobil Land Rover Defender 110 County yang sempat ditumpangi Presiden Joko Widodo ternyata adalah produk yang menggunakan mesin bensin dengan kapasitas mesin 2,5 liter.

Kapasitas mesin bensin 2.500 cc dengan daya yang dihasilkan mencapai 83 tk pada putaran mesin 4.200 RPM dan torsi puncak 180 Nm pada putaran 2.000 RPM.

Menurut pemilik, Iwan Kurniawan, pada masa tersebut, Land Rover memproduksi dua model untuk Defender 110 County, satu yang menggunakan mesin bensin dan satu lagi mesin diesel. Mobil dengan sistem penggerak roda 4×4 ini diketahui menggunakan mesin yang masih sama dengan produk pendahulunya, Land Rover Series III.

“Di Land Rover County ada empat silinder bensin, ada diesel. Kalau yang dipakai Jokowi ini versi bensin,” kata dia, Minggu (5/11/2017).

Mesin dari mobil Land Rover Defender 110 County yang sempat dinaiki Presiden Joko Widodo. Kendaraan ini merupakan mobil produksi lama yang kemudian diperbaiki hingga akhirnya dapat digunakan saat peresmian Tol Becakayu.

Land Rover Defender 110 County memiliki tranmisi manual dengan 5 percepatan. Tipe transmisi adalah LT-77 Full Time 4×4 dengan Differential Lock.

Iwan adalah sahabat dari si pemilik mobil, Rusdi. Sebelum ditumpangi oleh Jokowi, mobil ini tadinya sudah dalam kondisi rusak parah.

Untuk pembenahan mobil yang diproduksi tahun 1989 ini, Rusdi dan Iwan berburu spare part hingga sekitar 1,5 tahun. Lamanya waktu pemburuan spare part disebabkan cukup sulitnya mencari suku cadang asli dari mobil tersebut.

Setelah seluruh suku cadang yang dibutuhkan terkumpul, mobil kemudian direstorasi selama sekitar empat bulan di bengkel custom Casablanca Works di daerah Pondok Gede, Jakarta Timur.

Inilah penampakan kokpit dari mobil Land Rover Defender 110 County yang sempat dinaiki Presiden Joko Widodo. Kendaraan ini merupakan mobil produksi lama yang kemudian diperbaiki hingga akhirnya dapat digunakan saat peresmian Tol Becakayu.

Menurut Iwan, suku cadang yang digunakan banyak menggunakan produk after market dari Land Rover, di antaranya shock absorber dan kaki-kaki dari Terra Firma. Sedangkan cat menggunakan merek Dupont. Cat biru muda dipilih karena warna ini merupakan warna asli dari mobil tersebut.

Iwan menyebut seluruh suku cadang didapat di dalam negeri, kecuali ban yang harus diimpor. Ban yang digunakan adalah Super Dumper yang disebut Iwan tak ada dijual di Indonesia. Untuk sektor mesin, Iwan menyebut mesin yang digunakan adalah mesin orisinil.

“Kalau mesin semua masih aslinya Land Rover, enggak diubah. Kita cuma ganti-ganti kabelnya saja,” ucap Iwan.

Secara keseluruhan, restorasi Land Rover Defender 110 County ini menghabiskan biaya mencapai sekitar Rp 250 juta.

Comments are disabled
Rate this article