Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ HOKI 17 PLUS XXX / Cerita Sex Terlanjur ML Dengan Bule

Cerita Sex Terlanjur ML Dengan Bule

Cerita Sex Terlanjur ML Dengan Bule

Cerita Sex – Perkenalkan dulu namaku Nico, umurku sekitar 24 tahun. Aku seorang pelajar yang kuliah di luar negri, di sini aku cukup beruntung bisa berkesempatan di luar negeri untuk belajar. Kini kuliahku udah selesai dan aku memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

Oke, saya rasa sudah cukup memperkenalkan dirinya. Cerita Hot ini berawal ketika aku menjalin cinta dengan seorang Model versi Indonesia, Namanya Elin yg kebetulan dulu bareng kuliah denganku. Menurutku Elin berwajah sangat Imut tingginya 170 cm dan ukuran payudara 32c.

Singkat cerita, aku dan Elin sudah bertunangan dan kurang lebih sekitar satu bulan lagi akan segera memasuki jenjang pernikahan yang serius. Bicara soal peluang, kemungkinan kami berdua akan menikah 99 persen. Yang 1 persen sisanya hanya bisa terjadi kalau tiba-tiba dihari pernikahanku nanti ada seorang wanita hamil yang menuntut pertanggung jawaban dariku untuk menikahinya.

Karena itu, aku udah gk sabar sekali untuk bisa lekas melepas statusku dan ingin segera bercinta dengan Elin yang sejuk itu. Aku udah membicarakan hal ini dengan Elin dan kami selalu terlibat dalam perdebatan kecil, yang isinya soal aku yang ngak sabaran ini-itu.

Singkat cerita kembali, aku sepertinya berhasil meyakinkan Elin untuk berhubungan badan sebelum waktu pernikahan tiba, aku beragumen akan tahu enaknya bagaimana sensasi jika melakukannya sebelum waktunya dan nanti bisa dibandingkan setelah menikah.

Aku merasa ini suatu hal yang gila untuk meyakinkan wanita!!!, tapi karena berhasil merayunya, itu semua menjadi No masalah. Akhirnya kami berdua sepakat untuk melakukannya di saat malam minggu di hotel di daerah Jogja.

Wuiiiih, walaupun belum bercinta, membayangkan saja aku sudah ngiler, toh body wanitanya seperti Gitar seksi bro, kecil di tengah besar di dada ^_^ hehehe… aku mulai tidak sabar menunggu malam minggu. Ke esokan harinya, aku menjemput Elin di tempat yang kami tentukan. Kemudian, kami segera meluncur menuju hotel dan langsung check in. Supaya ngak dicurigai, aku checkin sendiri, selang beberapa menit kemudian barulah Elin nyusul menuju ke kamar hotel yang udah kupesan.

Di dalam kamar, jantungku dag-dig-dug ngak jelas karena efek lama gak sarapan minum susu. Untuk mencairkan ketegangan, aku mengajak Ia ngobrol-ngobrol dulu sambil mengobrol ngetan ngidul. Sekitar agak lumayan lama, kira-kira lebih dari 1 jam kami ngobrol canda tawa. Baru setelah itu, aku memulai mengelusnya dengan duduk semakin merapat dan merangkul pundaknya. Aku berbisik ke telinganya I love you agar dia rileks.

Kemudian kami saling bertatap muka, sambil senyum manis. sehingga suasana di dalam kamar hotel tersebut seolah-olah menjadi background bulan madu kami. Perlahan bibir kecil mungilnya aku cium sekali saja agar dia tidak panik. lau kami ngobrol kembali dengan canda tawa.

“Sepertinya Elin udah rileks nih, karena kalau aku toel-toel dia gak sensitif”. Pikirku

Aku coba cium bibirnya agak lama, bibir mungilnya kuhisap-hisap dengan memaikan lidahku di dalam mulutnya. terlihat dari ritme nafasnya yang mulai berubah gak beraturan. Posisi tanganku yang awalnya merangkul pundaknya, aku pindahkan posisi tanganku agar bisa memegang langsung bulatan payudaranya yang semok.

Mendapat sinyal !!! OKE, aku langsung bergerak jauh lebih dalam ke bagian susunya dengan membuka kaosnya perlahan-lahan. Kuremas pelan-pelan saja payudaranya agar ia merasakan kenikmatan sambil terus berciuman denganku.

Dalam sekejap, Elin merasakan kepuasan yang sangat nikmat dengan hanya pergerakan tanganku saja. sesekali juga Elin mendesah saat puting susunya aku gigit.

“aarggghhhh… Nico” Desah Elin lagi

Ngak mau buang-buang waktu, ku buka semua baju Elin tanpa rasa malu ia mempertontonkan dua buah dadanya kepadaku. Batang penisku mulai mengeras seolah langsung ingin berinteraksi dengan vaginanya Elin. Tetapi aku mencoba mengatur ritme agar aku tidak kebobolan muncrat duluan di saat Elin belum gairah tinggi.

Di saat itu Elin yang udah setengah telanjang tadi kurebahkan di atas kasur. kubuka juga CD Elin yang type G-String, memang kebanyakan wanita sekarang ini suka memakai celana dalam type G-String agar lebih menggoda, biasanya CD type ini di gunakan bagi wanita yang tidak mempunyai bulu kemaluan agar kelihatan bersih .

Di saat aku buka memang benar, bulu kemaluan di area vagina nya tidak ada bulu, kelihatan jernih bersih sekaliku melihatnya, langsung sajaku mulai hisap bibir vaginanya sambil memainkan juga klistoris Elin, dan kali ini desahan Elin lebih keras dari tadi, sampai-sampai dia seperti setengah berjerit kalau klistorisnya aku jilatin terus.

Setelah sekian lama aku mencoba memasukan penisku ke dalam vaginanya, memang terasa sempit ya, tapi memang inilah rasanya keperawanan wanita yang baru melakukan ML.

“aaa.. aahh” Desahan Elin, Saat aku gesek-gesekan penisku di bibir vaginanya.

barulah aku gerakkan maju mundur diiringi dengan desahan Elin, Plok, plok! Suara pahaku yang beradu dengan pantatnya, kebetulan saat itu kami memainkan posisi doggy style. meremas-remas payudaranya adalah salah satu yang tepat saat posisi doggy style. Senang meremas susunya, lantaran Elin semakin nafsu membara saja. gak lama Elin pun merespown.

“Hmm, uhhhh, pelan-pelan aja… ” Desah Elin.

Sesekali Elin melirik ku melihat betapa semangatnya aku memompa vaginanya agar cepat orgasme.

Nyaris sekitar 10 menit ku di posisi doggy style, aku menyarakan agar ubah posisi. Saya ajarkan Elin duduk serta buka lebar kakinya dengan maksud kakinya nanti di letakkan di pundakku, supaya aku bisa lebih gampang memasukan k*ontolku ke dalam lubang vaginanya. Aku coba masukin pelan-pelan ke dalam vagina Elin lagi…

Tahan ya Lin…”ujarku memberi semangat ke dia.

Aku mulai lagi dengan irama yang pelan tapi pasti, seolah-olah kami berada di ruangan yang nikmat. Tidak lama kemudian, aku merasakan jepitan-jepitan kecil dari bibir vagina Elin yang sangat kuat. aku rasa gak bisa bertahan lama lagi karena air maniku akan segera keluar .

“Aahhh… aaahhh!” aku mencapai orgasme, yang memasukan semua cairan maniku ke dalam vaginanya

“Yahh masuk ke dalam deh” ujar Elin

“Aduh maaf sayang, gak sengaja abis enak banget, Suer!!!” balasku

“Ya udah gak apa-apa deh” sambungnya

“Tapi aku tadi nafus banget loh Nic, tutur Elin kembali

“Makanya aku bilang juga apa, enak kan ! apa lagi nanti setelah kita resmi nikah, satu harian pun aku sanggup layani kamu” jawabku sambil canda tawa

“ah bisa aja deh kamu sayang” kecup Elin ke bibirku

Setelah itu kami bersih-bersih mandi dan memakai baju yang kami lepaskan tadi dengan tujuan pulang ke rumah masing-masing. Di perjalanan pulang sambil nyetirpun aku iseng-iseng pegangin pentil payudaranya Elin, tujuanku memang sengaja, supaya di perjalanan dia merasakan geli-geli saja. Agar dia tidak melupakan aku yang begitu menyayanginya.

Comments are disabled
Rate this article