Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / Cek Gejala Lupus Agar Cepat Ditangani, Bila Terlambat Ini Akibatnya

Cek Gejala Lupus Agar Cepat Ditangani, Bila Terlambat Ini Akibatnya

Cek Gejala Lupus Agar Cepat Ditangani, Bila Terlambat Ini Akibatnya

LUPUS seakan menjadi salah satu penyakit yang misterius di dunia ini. Pasalnya, lupus memiliki gejala tiap pengidap tidak sama, yang artinya akan ada gejala yang berbeda-beda pada satu orang dengan lainnya.
 
Tidak hanya itu saja, kemisteriusan gejala soal lupus terjadi karena penyakit tersebut dapat menyerang bagian tubuh mana saja. Namun, ada beberapa gejala umum yang kerap dirasakan pengidapnya. Berikut gejala yang dapat diketahui agar bisa cepat ditangani.
 
Gejala
 
Gejala-gejala yang umumnya dirasakan, di antaranya nyeri dan peradangan pada sendi, demam lebih dari 100 derajat fahrenheit atau 37,7 derajat celsius, kelelahan yang berkepanjangan dan ekstrem, ruam kulit, peradangan dan penumpukan cairan, nyeri pada dada saat bernapas dalam, ruam berbentuk seperti kupu-kupu di pipi dan hidung, rambut rontok, sensitif pada sinar matahari atau cahaya lainnya, luka mulut atau hidung, jari–jari pucat atau berwarna ungu karena kedinginan atau stres.
 
“Faktor genetik, imunologik, dan hormonal serta lingkungan diduga berperan dalam perjalanan penyakit ini,” jelas dr. Sumariyono, SpPD-KR.
 
Lebih lanjut, dr. Sumariyono juga menyebutkan faktor lainnya yang bisa menyebabkan lupus, seperti faktor hormonal pada perempuan yang membuat perempuan usia produktif lebih sering mengidap lupus, estrogen dan prolaktin yang juga diduga berperan. Faktor lingkungan pun turut ikut andil, di antaranya stres psikologis, paparan sinar UV, polusi, asap rokok, infeksi, obat-obatan, dan zat kimia.
 
“Tapi, pada intinya penyebab lupus secara pasti belum diketahui,” sambung dr. Sumariyono.
 
Senada dengan penjelasan yang diberikan dr. Sumariyono, sumber lain memaparkan hormon perempuan diyakini mengambil peran, karena perempuan lebih sering mengidap lupus daripada laki-laki, terutama pada masa produktif mereka.
 
Dampak
 
Sama seperti penyakit lainnya lupus pun memiliki dampak buruk bagi tubuh pengidapnya. Dampak-dampak tersebut di antaranya sebagai berikut.
 
1. Sistem integumentary
 
Mayoritas orang-orang yang mengidap lupus mengalami beberapa jenis masalah kulit, yang bervariasi tergantung pada jenis lupus yang diidap dan seberapa aktifnya. Namun, ruam pada wajah, kemerahan akan menutupi hidung dan pipi hingga berbentuk seperti kupu-kupu. Selain itu, ruam juga bisa muncul di lengan, kaki, atau area tubuh lainnya. Lupus juga bisa menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari atau sinar ultraviolet buatan. Paparan sinar matahari bisa membuat kulit menjadi merah dan bersisik.
 
2. Sistem endokrin
 
 
Lupus dapat menyebabkan peradangan pankreas. Pankreas adalah kelenjar di belakang lambung yang mengontrol enzim pencernaan dan hormone yang mengatur bagaimana tubuh memproses gula. Jika tidak berfungsi dengan baik, pengidap lupus akan berisiko terkena infeksi, masalah pencernaan, dan bahkan diabetes.
 
3. Sistem peredaran darah
 
Lupus juga dapat mempengaruhi jantung dan pembuluh darah, sehingga memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, bahkan jantung adalah salah satu penyebab paling umum kematian pada pengidap lupus. Maka, untuk mencegahnya pengidap lupus harus mengonsumsi makanan anti radang dan tetap aktif secara fisik untuk menjaga tekanan darah dan tingkat kolesterol sehat.
 
4. Sistem saraf
 
Masalah memori atau kesulitan berpikir juga kerap terjadi pada pengidap lupus selama beberapa tahun. Peradangan atau kekurangan oksigen ke bagian otak lah yang menyebabkan masalah tersebut. Pengidap lupus juga akan mengalami perubahan perilaku, halusinasi, atau mengalami kesulitan untuk mengekspresikan pikiran. Nyeri kronis, kelelahan, kesulitan tidur, sakit kepala juga bisa dirasakan.
 
5. Sistem kekebalan tubuh
 
Lupus membuat sistem kekebalan tubuh berantakan. Serangan ini menyebabkan kerusakan permanen dari waktu ke waktu. Peradangan yang terjadi di daerah-daerah tertentu adalah hasil dari sel-sel darah putih yang menyerang suatu zat.
 
6. Sistem pencernaan
 
Lupus dan beberapa obat yang dikonsumsi untuk mengelola gejala dapat menyebabkan efek samping pada sistem pencernaan. Peradangan pada esophagus dapat memicu rasa panas pada dada. Mual, muntah, diare, dan sembelit seringkali terjadi dari obat yang mengobati nyeri.
Comments are disabled
Rate this article