Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / Cara Cepat Menyembuhkan Diri dari Patah Hati

Cara Cepat Menyembuhkan Diri dari Patah Hati

Cara Cepat Menyembuhkan Diri dari Patah Hati

Putus cinta memang menyakitkan, terlebih jika kita adalah pihak yang ditinggalkan. Walau waktu akan menyembuhkan patah hati, tetapi sebenarnya kondisi ini bisa memengaruhi kita jauh lebih parah dari yang kita sadari.

Dalam sebuah pemindaian otak dengan MRI terungkap bahwa putus cinta dapat mengaktifkan mekanisme otak yang serupa dengan para pecandu saat berhenti mengonsumsi narkoba.

Namun, menurut psikolog Guy Winch, berapa lama rasa sakit karena patah hati bertahan, tergantung dari diri kita sendiri.

” Cinta itu adiktif dan patah hati membuat kita mengalami gejala putus obat (withdrawl) yang kuat,” katanya.

Inilah yang membuat kita terobsesi dengan sang mantan. Kita merasa menginginkan si dia seolah-olah ia adalah obat yang telah dicuri.

Tak heran jika kita sulit move on karena kita menganggap si mantan adalah orang yang ideal sehingga mendistorsi ingatan kita. Pada akhirnya, kita selalu berpikir bahwa apa yang kita pikirkan tersebut adalah sebuah kebenaran.

“Pastikan setiap pikiran yang dimiliki tentang mantan adalah realistis dan seimbang,” ucapnya.

Wich menyarankan agar kita perlu memikirkan hal-hal yang membuat kita kesal dan marah pada si mantan ketika hal-hal manis bersamanya kembali muncul di pikiran kita.

Menuliskan daftar alasan mengapa hubungan asmara tersebut tidak berjalan dengan baik adalah cara yang tepat untuk bangkit dari patah hati.

Aspek rumit lainnya dari patah hati adalah perasaan “dicampakkan”. Perasaan ini kerap membuat kita menghabiskan hari-hari secara menyedihkan, sementara orang yang membuat kita patah hati tetap menjalani hidupnya meskipun tanpa kita.

Mengapa sangat sulit untuk sembuh dari patah hati?

Jawabannya mungkin tampak jelas, tapi Winch menjelaskan bahwa sangat penting untuk memahami sepenuhnya ketidakcocokan yang dimiliki dengan si mantan agar kita benar-benar move on.

Sementara putus cinta terasa mendadak bagi pihak yang dicampakkan, sebenarnya mantan bisa jadi telah lama kehilangan rasa cintanya sebelum memutuskan untuk putus.

“Pada saat perpisahan terjadi, mereka pada dasarnya sudah selesai dengan hubungan tersebut. Namun, orang yang dicampakkan hanya mencari tahu dan berada dalam tahap awal kesedihan dan kehilangan,” ucapnya.

Menurut Winch, banyak orang yang merasa bingung ketika mantan kekasih bisa dengan cepat kehilangan cintanya pada kita. Tapi sebenarya, bisa jadi mantan kita dahulu hanya pura-pura cinta karena mereka belum memutuskan untuk berkomitmen serius.

Bagi kalian yang ingin move on dari sang mantan dan lekas menemukan cinta sejati, Winch membeberkan 6 cara agar kita segera melupakan sang mantan.

1. Jangan memeriksa sosial media. Ini akan memperkuat ingatan kita pada mantan dan hanya membuat kita lebih sulit untuk berhenti berfantasi tentang hubungan yang kandas tersebut.

2. Hindari menebak-nebak mengapa perpisahan tersebut terjadi. Ini akan membuat kita terus-menerus memikirkan sang mantan. Terimalah keadaan tersebut dan jaga harga dirimu dengan sugesti pikiran bahwa dia adalah orang yang tak mampu berkomitmen. Yakinkan diri bahwa ia memang bukan orang yang terbaik untuk kita.

3. Buatlah daftar semua kompromi untuk menghindari hal yang tak kalian inginkan pada hubungan asamara selanjutnya.

4. Lakukan hal-hal yang biasa membawa kalian pada kesenangan dan ketertarikan meski saat ini sepertinya tidak menarik. Keinginan untuk terus maju adalah cara penting untuk memberi sinyal kepada diri sendiri bahwa hidup terus berjalan.

5. Hapus semua hal yang mengingatkan pada hubungan yang kandas itu karena semua hal tersebut hanya akan membuat perasaan makin tertekan.

6. Hubungi teman-teman baik dan manfaatkan dukungan mereka. Patah hati adalah hal yang wajar dan setiap orang memiliki cara bijak sendiri untuk menyembuhkannya.

Comments are disabled
Rate this article