Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA DUNIA / Bule Satu Ini Lestarikan Pencak Silat

Bule Satu Ini Lestarikan Pencak Silat

Bule Satu Ini Lestarikan Pencak Silat

Berita Terbaru Hari Ini - Bule Satu Ini Lestarikan Pencak Silat

beritahoki.com - Pencak silat sudah lama dikenal di Indonesia.  Namun seiring perkembangan zaman, olahraga ini kalah tenar dari olahraga bela diri dari luar negeri.  Di saat orang Indonesianya sendiri cuek dan tidak peduli

saat salah satu budayanya hampir punah, antropolog asal Italia ini justru berusaha melestarikan pencak silat!

Adalah Rosalia Sciortino Sumaryono yang berusaha mengedukasi masyarakat mengenai pencak silat.  Suaminya, O’ong Maryoo adalah tokoh pencak silat Indonesia, dan sempat khawatir bahwa pencak silat tidak dihargai di

Indonesia.  Setelah dua tahun O’ong tiada, Rosalia berusaha melestarikan budaya Indonesia ini.  Salah satunya adalah mencari tahu asal usul pencak silat.

Tidak banyak yang tahu bagaimana asal muasal olahraga pencak silat.  Tetapi diyakini bahwa gerakan-gerakannya merupakan peniruan gaya-gaya hewan seperti monyet, macan, dan lain sebagainya.  Pencak silat kemudian

berkembang menjadi ilmu dalam peperangan, lalu menjadi olahraga yang mencakup aspek bela diri, seni, dan spiritual.  Untuk mengenalkan pencak silat, Rosalia dan teman-temannya mengadakan pameran dan pertunjukan

pencak silat di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Agustus 2015.  Dalam pagelaran juga ditampilkan pencak silat asal Betawi.  Jenis pencak silat Betawi sendiri bermacam-macam.  Ada yang terpengaruh unsur Cina, Arab,

campuran dengan pencak silat Jawa Barat, dan lain-lain.

Jika ingin ikut melestarikan pencak silat seperti Rosalia, bagaimana caranya?  Salah satu pemain pencak silat, Jafar Shodiq, mengaku dia hanya butuh waktu satu tahun untuk bisa bermain pencak silat.  Dalam pertunjukan kali

ini dia memainkan pencak silat api, yaitu atraksi pencak silat dengan menggunakan obor api.  Diiringi lagu dinamis, Jafar bersama sembilan pemain lain memutar-mutar obor api dan harus terhindar dari percikan api.  Ini adegan

rumit dan berbahaya.

Pagelaran di TIM ini dihadiri ratusan orang.  Salah satunya adalah Nia Syarifudin yang juga turut prihatin dengan semakin terlupakannya pencak silat.  Menurutnya, silat sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Kini silat sudah semakin jauh dari kehidupan masyarakat kebanyakan.

Comments are disabled
Rate this article