Pusat Berita yang Hoki Punya
Beritahoki.com
/ BERITA HOKI / Bagaimana Menghadapi Rekan Kerja yang Agresif

Bagaimana Menghadapi Rekan Kerja yang Agresif

Bagaimana Menghadapi Rekan Kerja yang Agresif?

Persaingan di lingkungan kerja merupakan hal yang wajar terjadi. Pasalnya, setiap karyawan pastilah ingin mencapai kesuksesan dalam karier mereka.

Namun, ketika motivasi untuk mencapai sukses dan kemajuan karier sangat tinggi, seseorang bisa berubah dari kompetitif menjadi agresif. Ini bisa mengganggu karyawan lainnya dan suasana kerja yang kondusif pun akhirnya sulit terbangun.

Apabila di tempat kerja Anda ada rekan kerja yang agresif semacam ini, ada sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk menetralkannya. Mengutip USA Today, Senin (8/1/2018), berikut ini 4 strategi menghadapi rekan kerja yang agresif.

1. Jadi dan jaga diri sendiri

Kalau rekan kerja yang agresif ini melakukan sesuatu yang tidak benar, misalnya mengakui pekerjaan tim adalah hasil kerjanya sendiri atau mencuri proyek pribadi Anda, jangan sungkan menghadap atasan Anda atau bagian personalia. Jelaskan situasinya dengan jelas.

2. Bangun dan jaga hubungan

Rekan kerja yang agresif kadang tidak senang cuma memotong pembicaraan Anda dalam rapat. Mereka juga kadang ingin mengganggu kehidupan sosial Anda.

Kalau ini sudah terjadi, jangan merusak suasana, jagalah hubungan baik dengan rekan kerja yang lain. Raihlah pandangan positif dari mereka dan jadilah anggota tim yang baik.

Lakukan apapun yang bisa Anda lakukan, sehingga tidak terkucilkan atau mengucilkan diri hanya karena ada satu orang yang mengganggu kehidupan sosial Anda di tempat kerja.

3. Tetap fokus dan kerja dengan baik

Jangan hiraukan rekan kerja yang agresif itu. Pastikan Anda tetap stabil, fokus, dan bekerja dengan baik.

Jangan anggap rekan kerja yang agresif itu adalah lawan Anda. Anda adalah lawan bagi diri sendiri dan bidiklah tujuan untuk selalu memperbaiki diri setiap waktu.

4. Pastikan situasi

Jika Anda kerap mengalami situasi persaingan yang cukup melelahkan dengan rekan kerja yang agresif ini, pastikan Anda tidak salah mengartikan atau salah memahami situasinya. Jangan sungkan juga mengatakan bahwa Anda tak berminat untuk bersaing dengan dia dan barangkali situasi selama ini hanya salah paham.

5. Lihat sekitar

Mungkin Anda tengah memasuki budaya agresi di tempat kerja. Pastikan bahwa apakah ini hanya disebabkan satu orang atau memang lingkungan kerja Anda secara umum kompetitif?

Kalau Anda bisa menerima lingkungan kerja seperti ini, bagus. Namun, jika tidak, barangkali Anda mau mempertimbangkan kerja di lingkungan berbeda dengan budaya yang lebih kolaboratif.

Comments are disabled
Rate this article